LAPAS WANITA LHOKNGA BANDA ACEH

Selama kurang lebih 3 minggu saya ‘keluar masuk’ lapas untuk mengajari para napi binaan lapas wanita Lhoknga untuk belajar merajut.
Semua saya lakukan dengan lillahitaala. Tak ada instansi atau sponsor manapun yang mensupport, kecuali atas keikhlasan beberapa teman perajut yang tahu dan mengikuti blusukan saya di facebook.
Undangan saya dapatkan dari  salah satu mba napi di sana melalui putrinya yang mengirimkan pesan melalui inbox di  facebook.

Ria namanya…,  menyampaikan pesan dari ibunya yang berada di dalam lapas memohon saya agar bisa mengajarkan merajut para napi di sana. Mungkin sebelum masuk lapas, beliau berteman dengan saya di facebook dan mengikuti kegiatan  blusukan saya.

Saya balas pesan dari Ria, untuk bersabar dan berdoa agar saya ada rejeki untuk bisa berangkat ke sana.

Mulai Saat itu saya berikir keras….,
Darimana saya bisa dapat dana untuk berangkat. Sementara saya di Lombok pun hidup menumpang di rumah warga.
Setiap hari saya berdoa agar Allah mendengar dan memberikan jalan kemudahan.

Sambil menunggu waktu, saya tetap mendampingi ibu-ibu Suku Sasak di Kaki Gunung Rinjani untuk  belajar merajut sambil tetap menjalin komunikasi dengan Ria.

Tapi Allah SWT memang amazing…,
Melalui tangan Nya lah tiba-tiba saya mendapat inbox dari seorang teman rajut lagi di facebook.
Kami berteman namun belum pernah bertemu.
Melalui inbox beliau menanyakan kabar saya di Lombok, dan rencana saya berikutnya. Saya ceritakan bahwa saya mendapat permintaan dari salah satu warga binaan Lapas Lhoknga Aceh untuk bisa mengajar merajut di sana . Dan saya ceritakan pula bahwa saya belum bisa berangkat ke sana karena terkendala dana.

Entah terbuat dari apa hati beliau.., beliau tanyakan kepada saya berapa harga tiket dari Lombok – Aceh. Sambil chatting saya  browsing dan saya temukan harga 1.250.000 rupiah untuk sekali jalan.
Tanpa ba’ bi’ bu’ , beliau langsung menanyakan nomor rekening saya dan langsung mentransfer dana untuk bisa membeli tiket.

Ya Allah…,
Saat itu saya langsung menangis. Perasaan bahagia.., sedih.., haru  bercampur aduk ngga karuan.
Ternyata masih ada orang-orang yang memiliki hati mulia dan mengirimkanya untuk saya dengan  memberikan sebagian rizkinya untuk mensupport kegiatan blusukan ‘modal dengkul’ saya

Trimakasih mba…,  Hanya Allah SWT yang bisa membalas…,
beliau hanya berpesan: “Jangan di publish ya mba Ncie .., biarlah hanya saya, Mba Ncie  dan Allah yang tau…”
Duh mulianyaaaaa…
Pingin peluk rasanya.

Keberangkatan ke Aceh sempat terpending karena saya mendapat telephone untuk shooting blusukan dengan NET TV di Pulau Bungin.

4 hari saya blusukan di Pulau Bungin untuk mengajari ibu-ibu istri nelayan di sana, dan hanya punya waktu istirahat satu hari .., untuk selanjutnya saya berangkat ke Aceh via Jakarta.

Perjalanan panjang..
Malam itu saya tidak bisa tidur. Karna jam 03.40 (subuh) saya sudah harus berangkat. Jarak yang jauh antara tempat saya menginap dan Bandara membutuhkan waktu  tempuh 2 jam untuk bisa sampai.

Sampai di Jakarta hari masih pagi.., masih jam 07.00 dan saya harus menunggu beberapa jam lagi  menunggu pesawat jam 1 siang.
Ya Allah.., donga-dongo ngantuk banget di ruang tunggu bandara Soekarno-Hatta.
Sampai  Akhirnya berangkat juga.

Tiba  di Aceh, beberapa teman rajuter sudah menunggu di pintu keluar. Alhamdulillah.., Allah selalu memberi kemudahan.
Secara saat itu saya the first time nginjek Sumatera. Trimakasih mba Wina, Farida Hanum dan teman-teman yang lain. Walau belum pernah bertemu dan hanya melalui facebook, kita bisa bertemu muka.

Sebelum sampai ke rumah ( mba Wina) saya di jamu dulu di Kedai Kopi Solong…
duuhhh, segheerrrr.., bau ketemu kopi dan Mie Atjeh. Tapi mata tetep ga bisa di ajak kompromi. Lengkeeeeettttttt…,
Sampai akhirnya mba Wina mengajak cepat pulang agar saya bisa istirahat karena besok saya harus sudah ke Lapas.

Sampai di rumah mba Wina, ngobol sebentar dan langsung saya zzzzzzzz…,  tepar….

Kegiatan mba-mba di dalam lapas bersama KOMPAS TV bisa di klik di link foto..

 

kopi solong plus mie atjeh maknyusss

 

New photo by ncie kresek / Google Photos

 

 

New photo by ncie kresek / Google Photos

Save

Save

Save

LAPAS WANITA LHOKNGA BANDA ACEH
Tagged on:                                             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *